Kamis, 13 Oktober 2011
Senin, 10 Oktober 2011
11 Senjata Canggih yang Hanya Dimiliki AS
00.24
afriyan
Beberapa
senjata yang hanya dimiliki Amerika Serikat (AS) ini sudah ada selama
beberapa tahun lalu, namun baru-baru ini, senjata itu mengalami
modifikasi. Sementara beberapa senjata lainnya masih dalam tahap
produksi.
1. MQ9 Reaper Drone
1. MQ9 Reaper Drone

Pesawat buatan General Atomics Aeronautical Systems (GA-ASI) ini sudah ada selama 10 tahun. Pesawat ini kebanyakan digunakan untuk intelijen dan pengintaian.
Pesawat yang memiliki lebar 25 meter hingga ke sayap ini saat lepas landas memiliki berat 3.175kg dengan kapasitas muatan 1.360kg dan mampu terbang selama 36 jam. Pesawat ini mampu terbang hingga ketinggian 15.850 meter serta mampu membawa bom seberat 227kg.
2. AA12 Atchisson Assault Shotgun

Senjata buatan Maxwell Atchisson ini mampu menembakkan lima peluru per detik. Selain itu, senapan ini juga menembakkan peledak tinggi atau granat fragmentasi yang disebut FRAG-12 dengan efisiensi sejauh 175 meter.
Senjata ini dirancang untuk pertarungan jarak dekat dan menariknya, senjata ini mampu menembakkan sembilan ribu peluru tanpa macet.
3. Jubah Hilang ADAPTIV
Jubah buatan BAE Systems (BA.L) ini dikembangkan dan dipatenkan di Swedia. Fungsi ADAPTIV melebihi inframerah dan frekuensi elektronik lainnya.
Selain bisa membuat kendaraan tampak menghilang, jubah ini bisa membuat agar sinyal pendeteksi mendeteksinya sebagai obyek lain.
4. PHASR Rifle

Senapan Personel halting and Stimulation Response (PHASR) buatan Kementrian Pertahanan AS ini mampu mengeluarkan laser yang disebut dazzler untuk membutakan dan membingungkan musuh yang muncul untuk bebarapa saat.
PHASR sendiri menggunakan laser hijau untuk memperhitungkan jarak target dan memastikan intensitas yang tak membutakan.
5. Taser Shockwave

Senjata buatan TASER ini akan mengalirkan arus listrik pada orang dengan menekan satu tombol saja. Alhasil, senjata ini akan menciptakan ‘wilayah penolakan’ yang bisa dipasang di kendaraan apa pun. Senjata ini efektif di jarak 7,6 meter.
6. Ksatria Hitam

Senjata buatan BA.L ini merupakan perpaduan tank kendali jarak jauh dengan kendaraan pengintai dirancang untuk situasi yang sangat berisiko bagi kendaraan berawak.
Untuk menghemat biaya pembuatan, senjata ini berbagi sistem senjata dan bagian mesin dengan kendaraan bernama Bradley Fighting.
Senjata tersebut termasuk meriam 30mm, senapan mesin dan mesin bertenaga 300hp. Kendaraan ini juga memiliki software navigasi otomatis yang mampu merancang dan mengikuti jalurnya sendiri tanpa masukan dari sumber luar.
7. Active Denial System (ADS)

Senjata buatan Raytheon (RTN) ini memiliki julukan Senapan Cahaya AS. Senjata ini merupakan perpaduan radar dan gelombang mikro. ADS menembakkan aliran gelombang elektromagnetik yang lebih pendek dari gelombang mikro yang secara instan diserap lapisan teratas kulit.
Rasa sakit yang dihasilkan sangat intens yang membuat orang ingin menjauhinya. Karenanya, militer menyebutnya ‘Senjata Selamat Jalan’. ADS dipakai secara domestik dan militer mengklaim, efek dari senjata ini tak akan melekat.
8. Laser Avenger

Senjata buatan Boeing (BA) ini berdiameter beberapa centimeter dan tak akan terlihat dengan mata telanjang. Laser ini 20 kali lebih panas dibanding kompor listrik dan mampu menembus kulit artileri dengan mudah.
Senjata ini memiliki misi menghancurkan Improvised Explosive Devices (IEDs) yang bisa melukai tentara musuh dengan parah dibanding senjata lain. Saat ini, senjata ini juga sedang dalam tahap uji untuk menjatuhkan pesawat.
9. MAARS Robot (Modular Advanced Armed Robotic System)

Senjata buatan QinetiQ (QQ) ini merupakan modifikasi kendali jarak jauh dan robot penjinak bom. Robot ini dibuat berdasarkan beragam kebutuhan dan dapat dipasang senapan mesin MB240 dan peluncur granat 40mm atau pengeras suara dan laser.
10. XM2010 Enhanced Sniper Rifle

Senjata buatan Remington ini merupakan modifikasi M24. Senjata ini dirancang agar efektif digunakan di ketinggian dengan jarak tempur jauh di Afganistan.
Agar tak bersuara, senjata ini dilengkapi peredam flash dan suara serta ‘kerah’ panas FLIR untuk menyembunyikan barel senapan yang menghangat.
11. XM25 Individual Airbusrt Weapon System (IAWS)

Senjata buatan Heckler&Koch ini memiliki julukan ‘The Punisher’ dan mampu menembakkan granat generasi baru dengan akurat pada jarak 500 meter.
Menariknya, granat senjata ini dapat diprogram secara manual dalam jarak 10 meter hingga mengenai target.
sumber
Memelihara Anak Yatim , Menyelamatkan Manusia di Akhirat
00.11
afriyan
Dikisahkan, seorang salaf berkata, Dahulu aku adalah seorang yang tenggelam dalam berbagai macam perbuatan maksiat
dan mabuk-mabukan. Pada suatu hari aku menemukan seorang anak yatim
yang miskin. Lalu aku ambil anak yatim itu dan aku berbuat baik
kepadanya.Aku beri ia makan, pakaian, dan aku mandikan ia sampai
bersih semua kotoran yang menempel di tubuhnya, dari ujung rambut sampai
ujung kaki. Aku menyayanginya seperti seorang ayah menyayangi anaknya,
bahkan lebih. Malamnya aku tidur dan bermimpi bahwa kiamat sudah tiba.
Aku dipanggil menuju hisab. Kemudian aku diperintahkan untuk masuk
neraka karena banyaknya dosa dan maksiat yang aku kerjakan.
Malaikat Zabaniyyah menyeretku untuk memasukkanku ke dalam neraka. Saat itu aku merasa kecil dan hina di hadapan mereka. Tiba- tiba anak yatim itu menghadang di tengah jalan sambil berkata, 'Tinggalkan ia wahai malaikat Rabb- ku! Biarlah aku memintakan syafaat untuknya kepada Rabb-ku! Dialah yang dulu telah berbuat baik kepadaku, telah memuliakanku!'
Malaikat berkata, 'Tetapi aku tidak diperintahkan untuk itu.' Sekonyong- konyong terdengar seruan dari Allah, firman-Nya, 'Biarkan dia, sungguh Aku telah mengampuninya dengan syafaat anak yatim itu dan kebaikannya kepadanya!' Lalu aku terbangun dan aku pun bertaubat kepada Allah 'azza wa jalla, dan saya terus berusaha semaksimal mungkin untuk mencurahkan kasih sayang kepada anak-anak yatim."
Sesungguhnya anak anak yatim adalah harta yang tak ternilai artinya
pada kita yang cukup bekalan kasih sayang...
Malaikat Zabaniyyah menyeretku untuk memasukkanku ke dalam neraka. Saat itu aku merasa kecil dan hina di hadapan mereka. Tiba- tiba anak yatim itu menghadang di tengah jalan sambil berkata, 'Tinggalkan ia wahai malaikat Rabb- ku! Biarlah aku memintakan syafaat untuknya kepada Rabb-ku! Dialah yang dulu telah berbuat baik kepadaku, telah memuliakanku!'
Malaikat berkata, 'Tetapi aku tidak diperintahkan untuk itu.' Sekonyong- konyong terdengar seruan dari Allah, firman-Nya, 'Biarkan dia, sungguh Aku telah mengampuninya dengan syafaat anak yatim itu dan kebaikannya kepadanya!' Lalu aku terbangun dan aku pun bertaubat kepada Allah 'azza wa jalla, dan saya terus berusaha semaksimal mungkin untuk mencurahkan kasih sayang kepada anak-anak yatim."
Sesungguhnya anak anak yatim adalah harta yang tak ternilai artinya
pada kita yang cukup bekalan kasih sayang...
Apakah Manusia Bisa Hidup Tanpa Bakteri
00.10
afriyan
Data tentang triliunan bakteri
mengerumuni kulit dan seluruh tubuh
manusia terdengar sangat
menakutkan. Namun ahli biologi
mikro Anne Maczulak menegaskan,
manusia tak bisa hidup tanpa bakteri.Penulis buku 'Allies and Enemies: How the World Depends in
Bacteria ' ini menjelaskan, manusia tak bisa hidup tanpa bakteri.
Sebagian besar manusia mempelajari
bakteri dalam konteks penyakit.
Hal ini membuat manusia cenderung
berpikir tentang bahaya yang
ditimbulkan bakteri ini. "Suatu tantangan memikirkan cara bakteri
membantu manusia karena
kecenderungan yang lebih dari
sekadar proses kompleks yang tak
hanya sekali, " ungkap Maczulak.
Di dalam tanah dan laut, bakteri
merupakan pemain utama dalam
dekomposisi bahan organik serta siklus
daur ulang unsur kimia seperti karbon
dan nitrogen yang diperlukan bagi
kehidupan manusia.
Karena tanaman dan hewan tak
menghasilkan molekul nitrogen yang
dibutuhkan manusia untuk hidup,
bakteri tanah dan cyanobacteria
(alga hijau-biru) memainkan peran
mutlak yang sangat diperlukan dalam mengubah nitrogen atmosfer menjadi
amonium atau nitrat.
Keduanya merupakan bentuk
nitrogen yang bisa diserap tanaman
untuk menghasilkan asam amino dan
asam nukleat, blok pembangun
DNA. Manusia memakan
tanaman dan menuai keuntungannya.
Selain itu, bakteri juga memainkan
peran siklus zat penting lain untuk
kehidupan manusia, yakni air.
Beberapa tahun terakhir, para
ilmuwan dari Louisiana State
University menemukan bukti, bakteri mewakili banyak partikel-partikel kecil
yang menyebabkan percepatan awan
menjatuhkan salju dan hujan.
Di luar dan di dalam tubuh manusia,
bakteri masih menawarkan manfaat
lain. Dalam sistem pencernaan,
bakteri membantu mencerna
makanan, seperti serat tanaman
yang tak bisa dengan baik ditangani manusia.
"Manusia mendapat lebih banyak gizi dari makanan berkat bakteri, " kata Maczulak. Menurut Maczulak,
bakteri dalam sistem pencernaan juga
menyediakan vitamin yang diperlukan
manusia seperti biotin dan vitamin K
dan sumber utama nutrisi lain.
Percobaan pada kelinci
menunjukkan, hewan yang dibesarkan
dalam lingkungan steril tanpa bakteri
mengalami kekurangan gizi dan mati
muda. Menurut Maczulak, di luar
tubuh, 'hutan bakteri ' di kulit (menurut New York University, terdapat
200 spesies bakteri terpisah pada
orang normal) mendominasi lingkungan
kulit dan sumber dayanya serta
menjaga agar bakteri lain tak dapat
masuk.
Di dalam atau luar tubuh, bakteri
terbukti menjadi bagian penting dari
perkembangan sistem kekebalan
tubuh. Menurut ahli biologi mikro
Gerald Callahan di Colorado State
University, bakteri baik jinak atau bahaya, menjadi bilangan prima sistem
kekebalan tubuh dalam merespon
patogen penyerang di kemudian hari.
Studi Callahan yang diterbitkan
dalam New EnglandJournal of
Medicine ini juga menunjukkan,
anak-anak yang terlindung dari
bakteri, memiliki kesempatan lebih
tinggi terkena asma dan alergi. Bukan berarti bakteri menguntungkan tak
bisa berbahaya.
Biasanya, bakteri bermanfaat dan
bakteri berbahaya secara eksklusif
mutual, ungkap Maczulak. Namun,
kerjanya tumpang tindih, terutama
pada bakteri yang mendiami tubuh.
"Bakteri Staph menjadi contohnya, bakteri ini ada di seluruh kulit, " katanya.
Sebuah koloni Staphylococcus
Aureus yang hidup di lengan mungkin
bekerja bersama, menyerang
penyusup tanpa merugikan tubuh
namun jika sistem kekebalan tubuh
terganggu, bakteri ini bisa mengamuk dan menyebabkan infeksi.
Jumlah sel bakteri yang ada dalam
tubuh manusia diperkirakan 10 kali
lebih banyak dibanding jumlah sel
manusia. "Hal ini membuat banyak ilmuwan menggambarkan manusia
lebih mirip bakteri dibanding manusia, " kata Maczulak. Terdengar sedikit
menakutkan, "Namun, hal ini membantu Anda memvisualisasikan
seberapa besar peran organisme ".
Sumber : teknologi.inilah.com
mengerumuni kulit dan seluruh tubuh
manusia terdengar sangat
menakutkan. Namun ahli biologi
mikro Anne Maczulak menegaskan,
manusia tak bisa hidup tanpa bakteri.Penulis buku 'Allies and Enemies: How the World Depends in
Bacteria ' ini menjelaskan, manusia tak bisa hidup tanpa bakteri.
Sebagian besar manusia mempelajari
bakteri dalam konteks penyakit.
Hal ini membuat manusia cenderung
berpikir tentang bahaya yang
ditimbulkan bakteri ini. "Suatu tantangan memikirkan cara bakteri
membantu manusia karena
kecenderungan yang lebih dari
sekadar proses kompleks yang tak
hanya sekali, " ungkap Maczulak.
Di dalam tanah dan laut, bakteri
merupakan pemain utama dalam
dekomposisi bahan organik serta siklus
daur ulang unsur kimia seperti karbon
dan nitrogen yang diperlukan bagi
kehidupan manusia.
Karena tanaman dan hewan tak
menghasilkan molekul nitrogen yang
dibutuhkan manusia untuk hidup,
bakteri tanah dan cyanobacteria
(alga hijau-biru) memainkan peran
mutlak yang sangat diperlukan dalam mengubah nitrogen atmosfer menjadi
amonium atau nitrat.
Keduanya merupakan bentuk
nitrogen yang bisa diserap tanaman
untuk menghasilkan asam amino dan
asam nukleat, blok pembangun
DNA. Manusia memakan
tanaman dan menuai keuntungannya.
Selain itu, bakteri juga memainkan
peran siklus zat penting lain untuk
kehidupan manusia, yakni air.
Beberapa tahun terakhir, para
ilmuwan dari Louisiana State
University menemukan bukti, bakteri mewakili banyak partikel-partikel kecil
yang menyebabkan percepatan awan
menjatuhkan salju dan hujan.
Di luar dan di dalam tubuh manusia,
bakteri masih menawarkan manfaat
lain. Dalam sistem pencernaan,
bakteri membantu mencerna
makanan, seperti serat tanaman
yang tak bisa dengan baik ditangani manusia.
"Manusia mendapat lebih banyak gizi dari makanan berkat bakteri, " kata Maczulak. Menurut Maczulak,
bakteri dalam sistem pencernaan juga
menyediakan vitamin yang diperlukan
manusia seperti biotin dan vitamin K
dan sumber utama nutrisi lain.
Percobaan pada kelinci
menunjukkan, hewan yang dibesarkan
dalam lingkungan steril tanpa bakteri
mengalami kekurangan gizi dan mati
muda. Menurut Maczulak, di luar
tubuh, 'hutan bakteri ' di kulit (menurut New York University, terdapat
200 spesies bakteri terpisah pada
orang normal) mendominasi lingkungan
kulit dan sumber dayanya serta
menjaga agar bakteri lain tak dapat
masuk.
Di dalam atau luar tubuh, bakteri
terbukti menjadi bagian penting dari
perkembangan sistem kekebalan
tubuh. Menurut ahli biologi mikro
Gerald Callahan di Colorado State
University, bakteri baik jinak atau bahaya, menjadi bilangan prima sistem
kekebalan tubuh dalam merespon
patogen penyerang di kemudian hari.
Studi Callahan yang diterbitkan
dalam New EnglandJournal of
Medicine ini juga menunjukkan,
anak-anak yang terlindung dari
bakteri, memiliki kesempatan lebih
tinggi terkena asma dan alergi. Bukan berarti bakteri menguntungkan tak
bisa berbahaya.
Biasanya, bakteri bermanfaat dan
bakteri berbahaya secara eksklusif
mutual, ungkap Maczulak. Namun,
kerjanya tumpang tindih, terutama
pada bakteri yang mendiami tubuh.
"Bakteri Staph menjadi contohnya, bakteri ini ada di seluruh kulit, " katanya.
Sebuah koloni Staphylococcus
Aureus yang hidup di lengan mungkin
bekerja bersama, menyerang
penyusup tanpa merugikan tubuh
namun jika sistem kekebalan tubuh
terganggu, bakteri ini bisa mengamuk dan menyebabkan infeksi.
Jumlah sel bakteri yang ada dalam
tubuh manusia diperkirakan 10 kali
lebih banyak dibanding jumlah sel
manusia. "Hal ini membuat banyak ilmuwan menggambarkan manusia
lebih mirip bakteri dibanding manusia, " kata Maczulak. Terdengar sedikit
menakutkan, "Namun, hal ini membantu Anda memvisualisasikan
seberapa besar peran organisme ".
Sumber : teknologi.inilah.com












